Pengaruh Mutagen Kimia EMS (Ethyl Methane Sulphonate) terhadap Pertumbuhan Tanaman Krisan Secara In Vivo
DOI:
10.25047/agriprima.v10i1.824Downloads
Abstract
Krisan merupakan tanaman hias yang banyak diminati karena keragaman warna dan bentuk bunganya; namun, ketersediaan benih berkualitas tinggi masih menjadi kendala utama dalam budidaya. Pemuliaan mutasi menggunakan mutagen kimia seperti ethyl methane sulfonate (EMS) menawarkan pendekatan yang menjanjikan untuk menghasilkan kultivar unggul dengan sifat yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh konsentrasi EMS dan intensitas penetesan terhadap pertumbuhan serta karakteristik morfologi tanaman krisan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor: konsentrasi EMS (0, 50, 150, dan 250 ppm) dan intensitas penetesan (1×, 2×, dan 3× aplikasi). Data dianalisis menggunakan ANOVA, dan Uji DMRT pada taraf 5% dan 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara konsentrasi EMS dan intensitas penetesan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan berpengaruh nyata terhadap jumlah daun. Konsentrasi EMS secara tunggal berpengaruh nyata terhadap terbentuknya jumlah tunas dan warna daun. Peningkatan konsentrasi EMS dan intensitas penetesan cenderung menekan pertumbuhan tanaman, namun meningkatkan intensitas warna daun sehingga menghasilkan daun yang lebih gelap. Hasil ini menunjukkan bahwa mutagenesis yang diinduksi oleh EMS dapat secara efektif memengaruhi pertumbuhan dan morfologi krisan, sehingga berpotensi untuk pengembangan kultivar unggul baru.
Keywords:
Ethyl Methane sulfonate krisan intensitas penetesanReferences
Atikabudi, R. D., Sukendah, & Widiwurjani (2022). Pengaruh EMS dan Paklobutrazol Terhadap Pertumbuhan dan Pembungaan Krisan (Chrysanthemum morifolium) di Dataran Rendah. Agrium: Jurnal Ilmu Pertanian, 25(2), 174–180. https://doi.org/https://doi.org/10.30596/agrium.v25i2.11330
Choliq, F. A., Martosudiro, M., & Jalaweni, S. C. (2020). Aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) terhadap Infeksi Chrysanthemum mild mottle virus (CMMV), Pertumbuhan, dan Produksi Tanaman Krisan (Chrysanthemum sp.). AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian, 3(2), 31–49. https://doi.org/10.52166/agroteknologi.v3i2.1952
Fairuza, A. (2022). Induksi Mutasi dengan Ethyl Methane Sulphonate (EMS) terhadap Variasi Keragaan Tanaman Hias Bunga Matahari (Heliantus annus L.) [Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur]. http://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/5238
Ghormade, G., Yadlod, S., Abhangrao, A., & Adsure, D. (2020). Effect of Chemical Mutagens on Growth and Flowering of Chrysanthemum Varieties in VM1 Generation. International Journal of Chemical Studies, 8(4), 1576–1579. https://doi.org/10.22271/chemi.2020.v8.i4o.9837
Kurnianingsih, R., Ghazali, M., Rosidah, S., Muspiah, A., Astuti, S. P., & Nikmatullah, A. (2020). Pelatihan Teknik Kultur Jaringan Tumbuhan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(4), 888–896. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/jmm.v4i5.3049
Laksono, F. P., & Fanata, W. I. D. (2022). Pengaruh Induksi Mutasi dengan Mutagen EMS (Ethyl Methane Sulfonate) terhadap Hasil dan Kualitas Kedelai Hitam (Glycine soja (L.) Merrit). Berkala Ilmiah Pertanian, 5(2), 120. https://doi.org/10.19184/bip.v5i2.29162
Lenawaty, D. Y., Sukma, D., Syukur, M., Suprapta, D. N., Nurcholis, W., & Aisyah, S. L. (2022). Increasing the Diversity of Marigold (Tagetes sp.) by Acute and Chronic Chemical Induced Mutation of EMS (Ethyl Methane Sulfonate). Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 23(3), 1399–1407. https://doi.org/10.13057/biodiv/d230326
Listiani, L., Lestari, A., Widyodaru, N., & Sandra, E. (2021). Pengaruh Pemberian Mutagen Kimia Ethyl Methane Sulphonate (EMS) terhadap Keragaman Fenotipe Tanaman Hias Anthurium Jenmanii Lemon Secara In Vitro. Jurnal Agrohita: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, 6(2), 139–148. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31604/jap.v6i2.4162
Lydianthy, H., & Nihayati, E. (2019). Pengaruh Penggunaan Zat Pengatur Tumbuh BAP dan NAA terhadap Presentase Tumbuh Bahan Tanam Krisan (Chrysanthemum morifolium) Secara in Vitro. Jurnal Produksi Tanaman, 7(10), 1878–1884. protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/1250
Mangaiyarkarasi, R., Girija, M., & Gnanamurthy, S. (2014). Mutagenic Effectiveness and Efficiency of Gamma Rays and Ethyl Methane Sulphonate in Catharanthus roseus. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences, 3(4), 881–889. https://www.researchgate.net/publication/293333872_Mutagenic_effectiveness_and_efficiency_of_gamma_rays_and_ethyl_methane_sulphonate_in_Catharanthus_roseus
Martha, K. M. (2022). Pengaruh Mutagen Kimia Ethyl Methane Sulfonate (EMS) terhadap Pertumbuhan Tanaman Anggrek Dendrobium sp. Secara In Vitro [Universitas Jember]. https://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/111857
Neeraj, & Kumar, V. (2022). Induced Morphological Mutants by Gamma Rays and EMS in Chili (Capcisum annum L.). The Parma Innovation, 11(5), 1306–1309. https://www.researchgate.net/publication/360620086_Induced_morphological_mutants_by_gamma_rays_and_EMS_in_chilli_Capsicum_annum_L
Nurhayani, S., Megia, R., & Purnamaningsih, R. (2017). Pengaruh Konsentrasi dan Durasi Perendaman Ethyl Methane Sulphonate (EMS) Terhadap Pertumbuhan Bambusa balcooa Roxb. dan Bambusa beecheyana Munro Melalui Kultur In Vitro [Institut Pertanian Bogor]. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/91477
Romiyadi, R., Komariah, A., & Amien, S. (2018). Keragaan Tiga Jenis Planlet Anggrek Phalaenopsis asal Protocorm yang Diinduksi Ethyl Methyl Sulfonate (EMS) Secara in Vitro. Kultivasi, 17(1), 596–607. https://doi.org/10.24198/kultivasi.v17i1.16077
Sembiring, E. K. D., Sulistyaningsih, E., & Shintiavira, H. (2021). Pengaruh Berbagai Konsentrasi Giberelin (GA3) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bunga Krisan (Chrysanthemum morifolium L.) di Dataran Medium. Vegetalika, 10(1), 44. https://doi.org/10.22146/veg.47856
Yudha, Y. S., Aisyah, S. L., Waras, N., & Dewi, S. (2022). Mutasi Akut dan Kronik Menggunakan Etil Metan Sulfonat (EMS) pada Jengger Ayam (Celosia cristata L.) untuk Meningkatkan Keragaman Morfologi dan Kandungan Polifenol [Institut Pertanian Bogor]. In Scientific Repository. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/111764
License
Copyright (c) 2026 Netty Ermawati, Dery Ramdhani Darmawan, Abi Bakri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.


