Sebaran dan Intensitas Karat Merah Alga (Cephaleuros virescens) pada Berbagai Inang Tanaman Buah
Downloads
Abstract
Tanaman buah merupakan komoditas penting di Indonesia yang tidak bisa diabaikan. Masalah yang umum menyerang tanaman buah adalah karat merah alga. Alga anggota genus Cephaleuros merupakan alga hijau yang dapat memparasitkan tanaman tingkat tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui spesies alga yang menyerang tanaman buah serta mengetahui persentase dan intensitas serangan penyakit. Penelitian ini dilaksanakan di lingkungan Kampus Universitas Sriwijaya, Indralaya, pada tiga wilayah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode random purposive sampling, kemudian diidentifikasi secara makroskopis di lapangan dan secara mikroskopis di laboratorium serta dilakukan analisis persentase dan intensitas tanaman terserang secara kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa spesies alga yang menyerang adalah Cephaleuros virescens. Semua wilayah yang diamati terserang C. virescens dengan persentase dan intensitas yang berbeda-beda pada setiap tanaman di tiap wilayah. Secara berturut-turut serangan paling tinggi dialami pada Area B, Area A dan Area C. Dari semua pengamatan diketahui bahwa hampir semua tanaman terserang penyakit karat merah alga, tetapi dengan keparahan yang masih tergolong dalam kategori ringan. Penyebaran penyakit ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kondisi iklim dan lingkungan hingga kepadatan populasi manusia.
Keywords:
Angiospermae alga Cephaleuros virescens karatReferences
Agrios, G. N. (2005). Plant Pathology (Fifth Edition). USA : Elsevier Academic Press.
Ardila, L., Rosanti, D., & Kartika, T. (2022). Karakteristik Morfologi Tanaman Buah di Desa Suka Damai Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin. Indobiosains, 4(2), 36.
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan. (2025). Produksi Tanaman Buah-buahan dan Sayuran Tahunan Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Tanaman di Provinsi Sumatera Selatan, 2024.
Balendres, M. A., & Lapira, R. J. (2025). First report of the natural infection of Cephaleuros virescens causing algal spot on avocado leaves in the Philippines. Plant Protection News, 108(1), 50–52.
BMKG. (2025). Buletin Iklim Sumatera Selatan Edisi Tahun XL No.07 Juli 2025.
Brooks, F., Rindi, F., Suto, Y., Ohtani, S., & Green, M. (2015). The Trentepohliales (Ulvophyceae, Chlorophyta): An Unusual Algal Order and its Novel Plant Pathogen, Cephaleuros. Plant Disease, 99(6), 740–753.
Defitri, Y. (2021). Intensitas dan Persentase Serangan Beberapa Penyakit Utama Pada Tanaman Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Mara Sebo Ulu Kabupaten Batanghari. JIUBJ - Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(3), 1399.
Gazis-Seregina, R., Crane, J., & Wasielewski, J. (2024). Florida Plant Disease Management Guide: Guava (Psidium guajava). Edis, 2024(3), 1–8.
Hanik, N. R., Fitriani, R. D. A., Cahyanti, F. A., Oktavianingtyas, D., & Wahyuni, T. (2023). Identification of Pests and Diseases Crystal Guava (Psidium guajava L.) in Ngargoyoso District, Karanganyar Regency. Jurnal Biologi Tropis, 23(3), 127–135.
Hartati, S., Puspasari, L. T., Meliansyah, R., & Sudarjat, S. (2024). Sosialisasi Penyakit Tanaman Jeruk dan Pengendaliannya di Desa Pasigaran, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Agrikultura Masyarakat Tani, 2(1), 8–17.
Jones, R. A. C. (2014). Plant virus ecology and epidemiology: historical perspectives, recent progress and future prospects. Annals of Applied Biology, 164(3), 320–347.
Muthukumar, T., Uma, E., & Priyadharsini, P. (2015). Occurrence of Foliicolous Parasitic Alga Cephaleuros Virescens on Cultivated Ornamental Plants in Southern India. Botanica Lithuanica, 20(2), 87–98.
Nelson, S. C. (2008). Cephaleuros Species, the Plant-Parasitic Green Algae. Cooperative Extension Service, University of Hawai‘i – CTAHR, 43, 1–6.
Pagán, I. (2022). Transmission through seeds: The unknown life of plant viruses. PLOS Pathogens, 18(8), e1010707.
Pitaloka, M. K., Petcharat, V., Arikit, S., & Sunpapao, A. (2015). Cephaleuros virescens, the cause of an algal leaf spot on Para rubber in Thailand. Australasian Plant Disease Notes, 10(1), 4.
Prakoso, S. D., Sastrahidayat, I. R., & Muhibuddin, A. (2020). Pengaruh Angin Terhadap Penyebaran Spora Phakopsora pachyrhizi Sydow Secara Horizontal. Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan), 8(1), 1–8.
Rahayu, A. (2021). Keanekaragaman Jenis Tanaman Buah Pekarangan Dan Pemanfaatannya Sebagai Sumber Pendapatan Keluarga Di Gampong Teungoh, Aceh, Indonesia. Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi, 7(2), 121–125.
Rizky, M., Wibisono, A., Nugroho, R. R. A., Syalom, D. P., Lulang, J., & Untari, L. (2023). Alga Parasit Cephaleuros di Lingkungan Kampus Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Berkala Ilmiah Biologi, 14(3), 1–9.
Sanahuja, G., Lopez, P., Palmateer, A. J., & Chase, A. R. (2018). Red Rust of Neoregelia Bromeliads Caused by a Parasitic Alga Cephaleuros parasiticus in Florida. Plant Health Progress, 19(1), 27–33.
Sunpapao, A., Pitaloka, M. K., & Arikit, S. (2016). Short Communication: Algal Leaf Spot Associated with Cephaleuros virescens (Trentepohliales, Ulvophyceae) on Nephelium lappaceum in Thailand. Biodiversitas, 17(1), 31–35.
Susanto, A., Prasetyo, A. E., Priwiratama, H., & Syarovi, M. (2020). Laju fotosintesis pada tanaman kelapa sawit terinfeksi karat daun Cephaleuros virescen. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 16(1), 21–29.
Wardana, W., Purnamasari, W. O. D., & Muzuna, M. (2021). Pengenalan dan Pengendalian Hama Penyakit pada Tanaman Tomat dan Semangka Di Desa Sribatara Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI, 5(2), 464–476.
License
Copyright (c) 2026 Rahmat Pratama, Ayu Safitri, Fitriani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.


