Pemanfaatan Ektrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Sebagai Insektisida Nabati Pengendali Walang Sangit (Leptocorisa acuta) Pada Tanaman Padi



Author(s): Nafa Novika Listianti, Wahyu Winarno, Iqbal Erdiansyah
DOI: 10.25047/agriprima.v3i1.142

Abstrak


Keberadaan hama walang sangit (L. acuta) sebagai hama utama tanaman padi menyebabkan produksi padi rendah. Pengendalian walang sangit yang biasanya menggunakan insektisida sintetik dinilai kurang efektif karena hama telah resisten terhadap insektisida sintetik. Upaya pengendalian walang sangit (L. acuta) dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan yang berasal dari organ tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menekan aktivitas serangan hama walang sangit (L. acuta). Jalan Parangtritis, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember merupakan tempat pelaksanaan penelitian. Penelitian ini disusun dengan RAK (Rancangan Acak Kelompok) Non Faktorial, menggunakan tiga perlakuan dan diulang sembilan kali. Perlakuan meliputi P0 (insektisida sintetik bahan aktif deltametrin 1 ml/liter), P1 (konsentrasi ekstrak daun pepaya 55%), dan P2 (konsentrasi ekstrak daun pepaya 75 %). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P2 (konsentrasi 75 % ekstrak daun pepaya) mampu menekan intensitas serangan walang sangit (L. acuta) pada pengamatan minggu ke 3 dan ke 4 dengan rata-rata intensitas serangan 26,31 % sampai 23,17 %. Selain itu, pada perlakuan P2 (75 % ekstrak daun pepaya) berpengaruh pada persentase bulir bernas per sampel dengan rerata 38,09 % dan berat padi per sampel dengan rerata 7,11 gram.


Download Teks Lengkap:

Referensi


Dewi, R. S. (2010) Keefektifan Ekstrak Tiga Jenis Tumbuhan Terhadap Paracoccus marginatus dan Tetranychus sp. Pada Tanaman Jarak Pagar (Jatropha curcas L.). Thesis. Institiut Pertanian Bogor.

Idris, H. (2014) ‘Formula Insektisida Nabati Untuk Mengendalikan Hama Penggulung Daun ( Pachyzancla stultalis ) Pada Tanaman Nilam’, Bul. Littro, 25(1), pp. 69–76.

Julaily, N., Mukarlina and Setyawati, T. R. (2013) ‘Pengendalian Hama pada Tanaman Sawi ( Brassica juncea L .) Menggunakan Ekstrak Daun Pepaya ( Carica papaya L .)’, Jurnal Protobiont, 2(3), pp. 171–175.

Juliantara, I. K. P. (2010) Pemanfaatan Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya) Sebagai Pestisida Alami Yang Ramah Lingkungan. Available at: https://www.kompasiana.com/ikpj/54ff4e03a33311ad4c50fb2f/pemanfaatan-ekstrak-daun-pepaya-carica-papaya-sebagai-pestisida-alami-yang-ramah-lingkungan?page=all (Accessed: 7 August 2017).

Manopo, R. et al. (2013) ‘Padat Populasi Dan Intensitas Serangan Hama Walang Sangit (Leptocorisa Acuta Thunb.) Pada Tanaman Padi Sawah Di Kabupaten Minahasa Tenggara’, COCOS, 2(3).

Mawuntu, M. S. C. (2016) ‘Efektivitas Ekstrak Daun Sirsak Dan Daun Pepaya Dalam Pengendalian Plutella xylostella L. (Lepidoptera; Yponomeutidae) Pada Tanaman Kubis Di Kota Tomohon’, Jurnal Ilmiah Sains, 16(1), pp. 24–29. Available at: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/JIS/article/view/12468.

Nechiyana, Sutikno, A. and Salbiah, D. (2011) Penggunaan Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Untuk Mengendalikan Hama Kutu Daun (Aphis gossypii Glover) Pada Tanaman Cabai (Capsicum annum L.). Universitas Riau.

Setiawan, H. and Oka, A. A. (2015) ‘Pengaruh Variasi Dosis Larutan Daun Pepaya (Carica papaya L .) Terhadap Mortalitas Hama Kutu Daun ( Aphis craccivora ) Pada Tanaman Kacang Panjang ( Vigna sinensis L .) Sebagai Sumber Belajar Biologi’, Jurnal Bioedukasi, 6(1), pp. 54–62.

Yunianti, L. (2016) Uji Efektivitas Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle) sebagai Insektisida Alami Terhadap Mortalitas Walang Sangit (Leptocorisa acuta). Skripsi. Universitas Sanata Dharma.

Zakiyah, F., Hoesain, M. and Wagiyana (2013) Pemanfaatan Kombinasi Bau Bangkai Kodok dan Insektisida Nabati sebagai Pengendali Hama Walang Sangit ( Leptocorisa acuta T .) Pada Tanaman Padi, Berkala Ilmiah Pertanian. Skripsi. Universitas Jember.