Karakter Kualitatif dan Kuantitatif Beberapa Varietas Padi (Oryza sativa L.) terhadap Cekaman Salinitas (NaCl)



Author(s): Mohammad Irvan Muttaqien, Dwi Rahmawati
DOI: 10.25047/agriprima.v3i1.94

Abstrak


Salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas padi di lahan pasang surut yang mengandung cekaman salinitas (NaCl) dengan menggunakan karakter varietas yang toleran. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan, dari bulan Agustus sampai Desember 2017 di desa Kreongan, kecamatan Patrang, Kabupaten Jember . Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok non factorial (RAK) dengan 1 faktor dan 4 ulangan. Perlakuan varietas yang digunakan adalah Inpari 42 (V1), IPB 3S (V2), IR64 (V3), Ciherang (V4), Mekongga (V5), IR66 (V6), Sintanur (V7). Hasil penelitian pada tanah yang mengandung cekaman salinitas (NaCl) 5303,45 ppm menunjukkan bahwa karakter kualitatif semua varietas sesuai dengan deskripsi varietas sedangkan karakter kuantitatif menunjukkan bahwa perlakuan varietas berpengaruh nyata pada tinggi tanaman vegetatif, dan berpengaruh sangat nyata pada tingkat toleransi tanaman, tinggi tanaman generatif, panjang daun bendera, panjang malai, jumlah gabah per malai, jumlah gabah bernas, bobot 1000 butir, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, produksi per hektar, potensi hasil per hektar, daya berkecambah, kecepatan tumbuh serta keserempakan tumbuh benih. Hasil menunjukkan bahwa Varietas Sintanur menunjukkan hasil terbaik pada produksi per hektar, potensi hasil dan kualitas benih. Inpari 42, IPB 3S, IR64, Ciherang, mekongga, Sintanur adalah varietas toleran dan IR66 cukup toleran.

Kata Kunci


Cekaman Salinitas (NaCl), Karakter, Varietas Padi

Download Teks Lengkap:

Referensi


Aak. 1990. Budidaya Tanaman Padi. Jakarta: Kanisius.

Alwi, M. 2014. Prospek Lahan Rawa Pasang Surut untuk Tanaman Padi. In Proceedings: Prosiding Seminar Nasional “Inovasi Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi” Banjarbaru, (ed. Yasin, M. et al.) 2014. Banjarbaru: BPTP Kalimantan Selatan, pp.45–59.

Astuti, D.N. 2012. Pengaruh Sistem Pengairan terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Beberapa Varietas Padi Sawah (Oryza sativa L.). IPB (Bogor Agricultural University).

Badan Meteorologi, K. dan G. 2017. Suhu dan Iklim Daerah Jember [Online]. Available at: https://id.climate-data.org./location/50421/ [Accessed: 30 January 2018].

Badan Pusat Statistik. 2016. Luas Panen, Produksi dan Produktivitas Padi Tahun 2013 - 2015 [Online]. Available at: https://www.bps.go.id/site/resultTab [Accessed: 20 May 2017].

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. 2016. Perlu Tersedia Banyak Varietas yang Memiliki Sifat Toleran terhadap Lahan Salin [Online]. Available at: http://bbpadi.litbang.pertanian.go.id/index.php/berita/info-teknologi/content/365-perlu-tersedia-banyak-varietas-yang-memiliki-sifat-toleran-terhadap-lahan-salin [Accessed: 30 January 2018].

Gregorio, G.B., D. Senadhira, and R.D. Mendoza. 1997. Screening Rice For Salinity Tolerance. Manila, Philippines.

Hayuningtyas, R.D. 2010. Metode Uji Toleransi Padi (Oryza sativa L.) terhadap Salinitas pada Stadia Perkecambahan. IPB (Bogor Agricultural University).

Hutajulu, H.F., Rosmayati, and S. Ilyas. 2013. Pengujian Respons Pertumbuhan Beberapa Varietas Padi Sawah (Oryza sativa L.) Akibat Cekaman Salinitas. Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 1(4). pp.1101–1109.

Ichsan, C.N. 2006. Uji Viabilitas Dan Vigor Benih Beberapa Varietas Padi (Oryza sativa L.) Yang Diproduksi Pada Temperatur Yang Berbeda Selama Kemasakan. Jurnal Floratek, 2(1). pp.37–42.

Kesmayanti, N. and E. Mareza. 2015. Studi Komparasi Fase Vegetatif Tanaman Utama Varietas Padi Berpotensi Ratun Tinggi di Lahan Pasang Surut. Jurnal Lahan Suboptimal, 4(2). pp.164–170.

Kurniasih, Tarnoyo, and Toekidjo. 2008. Keragaan Beberapa Varietas Padi (Oryza sativa L.) pada Kondisi Cekaman Kekeringan dan Salinitas. Ilmu Pertanian, 15(1). pp.49–58.

Makarim, A.K. and E. Suhartatik. 2009. Morfologi dan Fisiologi Tanaman Padi. Subang: Balai Besar Penelitian Tanaman Padi.

Mindari, W. 2009. Cekaman Garam dan Dampaknya pada Kesuburan Tanah dan Pertumbuhan Tanaman. Surabaya: UPN “Veteran” Jawa Timur.

Nusifera, S., A.P. Lestari, and Y. Alia. 2014. Penampilan dan Parameter Genetik Beberapa Karakter Morfologi Agronomi Dari 26 Aksesi Padi (Oryza spp L.) Lokal Jambi. Jurnal Penelitian Universitas Jambi: Seri Sains, 16(2).

Rusd, A.M.I., A. Qadir, and Suwarno. 2011. Pengujian Toleransi Padi (Oryza sativa L.) terhadap Salinitas Pada Fase Perkecambahan. Institut Pertanian Bogor.

Sadjad, S. 1993. Dari Benih Kepada Benih. Jakarta: Grasindo.

Sannang, N. 2002. Studi Potensi Basil dan Viabilitas Benih Tanaman Utama dan Ratoon Dari Tujuh Genotipe Padi Gogo Asal Kalimantan Timur. Bogor Agricultural University (IPB).

Sugiharto, A. 2016. Produksi dan Mutu Benih Padi (Oryza Sativa L.) Ratun Dengan Aplikasi Bakteri Synechococcus sp. pada Berbagai Salinitas Media. Politeknik Negeri Jember.

Suwarno. 1985. Pewarisan dan Fisiologi Sifat Toleran terhadap Salinitas pada Tanaman Padi. Institut Pertanian Bogor.

Syukur, M., S. Sudjiprihati, and R. Yunianti. 2015. Teknik Pemuliaan Tanaman. (ed. Revisi). Jakarta: Penebar Swadaya.

Utama, M.Z.H., W. Haryoko, R. Munir, and Sunadi. 2009. Penapisan Varietas Padi Toleran Salinitas pada Lahan Rawa di Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 37(2).

Wahyuti, T.B., B.S. Purwoko, A. Junaedi, and B. Abdullah. 2013. Hubungan Karakter Daun dengan Hasil Padi Varietas Unggul. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 41(3).