Aplikasi Teknik Detasseling dan Rasio Pemupukan Fosfor dan Kalium terhadap Hasil Panen Jagung



Author(s): FNU Damanhuri, Sania Vista Dianti, Liliek Dwi Soelaksini
DOI: 10.25047/agriprima.v2i2.55

Abstrak


Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hasil panen jagung melalui aplikasi teknik detasseling dan rasio pemupukan fosfor dan kalium. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus sampai Desember 2016 di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor, 4 ulangan dan 6 perlakuan. Faktor pertama adalah aplikasi detasseling yang terdiri dari 2 taraf, A1= detasseling, A2= nondetasseling. Faktor kedua adalah rasio pemupukan Fosfor dan Kalium yang terdiri dari 3 taraf, B1= SP-36 1,6 gr/tan dan KCl 1 gr/tan, B2= SP-36 2 gr/tan dan KCl 1,6 gr/tan, B3= SP-36 2,5 gr/tan dan KCl 2 gr/tan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan selanjutnya diuji lanjut menggunakan DMRT taraf 5%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aplikasi detasselingmemberikan pengaruh nyata terhadap hasil panen bobot tongkol kering berkelobot persampel 203,05 gr, bobot tongkol tanpa kelobot 174,75 gr, panjang tongkol  16,54 cm, bobot pipilan kering persampel 106,58 gr, dan bobot pipilan perplot 6607,33 gr. Sehingga aplikasi detasseling mampu meningkatkan hasil panen tongkol sebesar 6,01% dan pipilan kering sebesar 15% dibandingkan tanpa detasseling.Sedangkan perlakuan rasio pemupukan fosfor dan kalium serta Interaksi keduanya memberikan pengaruh tidak nyata.


Kata Kunci


Detasseling; Jagung; Rasio Pupuk Fosfor dan Kalium

Download Teks Lengkap:

Referensi


Badan Pusat Statistik. 2015. Produksi Jagung. https://www.bps.go.id/.

Bustamam, T. 2004. Pengaruh posisi daun jagung pada batang terhadap pengisian dan mutu benih. Jurnal Stigma, 12(2).

Hanafiah, K.A. 2005. Dasar-dasar ilmu tanah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Karimuna, L., S. Safitri, and others. 2009. Pengaruh Jarak Tanam dan Pemangkasan terhadap Kualitas Silase Dua Varietas Jagung (Zea mays L.). Jurnal Agripet, 9(1). pp.17–25.

Khair, H., M.S. Pasaribu, and E. Suprapto. 2015. Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung (Zea mays L.) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Ayam Dan Pupuk Organik Cair Plus. Ilmu Prertanian-Agrium, 18(1).

Kustiyana. 2011. Keragaan Karakkter Agronomi Beberapa Varietas Jagung (Zea mays L) dalam Produksi Jagung Semi. Institut Teknologi Bandung.

Kuyik, A.R., P. Tumewu, D.M.F. Sumampow, and A.G. Tulungen. 2013. Respons Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik. In Proceedings: Cocos, 2013.

Maruapey, A. dan F. 2011. Pengaruh Pemberian Pupuk KCl terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Pulut (Zea mays ceratina. L). In Proceedings: Prosiding Pekan Serealia Nasional, 2011.

Paat, F.J., J.E.X. Rogi, and D.S. Runtunuwu. 2010. Model Pertumbuhan Dan Produksi Jagung Hibrida Pada Perlakuan Pemberian Nitrogen Serta Pemangkasan Tassel. Eugenia, 16(3).

Palungkun, R. dan A.B. 2000. Sweet corn, baby corn: peluang bisnis, pembudidayaan dan penanganan pascapanen. Penebar Swadaya.

Sumajow, A.Y.M., J.E.X. Rogi, and S. Tumbelaka. 2016. Pengaruh Pemangkasan Daun Bagian Bawah Terhadap Produksi Jagung Manis (Zea mays var. saccharata Sturt). Agri-Sosioekonomi, 12(1A). pp.65–72.

Surtinah. 2005. Hubungan Pemangkasan Organ bagian Atas Tanaman Jagung (Zea mays L) dan Dosis Urea terhadap pengisian Biji. Jurnal Ilmu Pertanian, 5(2). Available at: https://www.unilak.ac.id/media/file/9967464255pangkas_organ_atas.pdf.

Wangiyana, W., M. Hanan, I.K. Ngawit, and A.F.P.U. Mataram. 2007. Peningkatan Hasil Jagung Hibrida Var. Bisi-2 Dengan Aplikasi Pupuk Kandang Sapi Dan Peningkatan Frekuensi Pemberian Urea Dan Campuran SP-36 Dan KCL.

Yovita, Y. 2012. Pengaruh Pemberian Tiga Jenis Kompos Dan Dosis NPK Terhadap Pertumbuhan Dan Basil Tanaman Jagung Manis Di Tanah Gambut Pedalaman. Universitas Lambung Mangkurat.