Koleksi dan Identifikasi Bakteri Penambat N pada Pusat Lokasi Tanaman Kedelai Edamame (Glycine max (L.) Merr.) di Kabupaten Jember



Author(s): Vivin Nuraini Fajrin, Iqbal Erdiansyah, FNU Damanhuri
DOI: 10.25047/agriprima.v1i2.35

Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi bakteri penambat N pada pusat lokasi tanaman kedelai edamame (Glycine max (L.) Merr.) di Kabupaten Jember. Penelitian ini dilakukan dari bulan September 2016 hingga November 2016. Kegiatan penelitian dilakukan di Laboratorium Biosains Politeknik Negeri Jember. Penelitian ini terdiri dari 2 faktor dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu faktor Lokasi (L) yang terdiri dari lokasi pengambilan tanah di Kecamatan Jenggawah (L1) dan di Kecamatan Ajung (L2), faktor Kedalaman (K) terdapat 3 taraf yaitu kedalaman pengambilan tanah 5 cm dari permukaan tanah (K1), 10 cm dari permukaan tanah (K2), dan 15 cm dari permukaan tanah (K3). Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif, data kuantitatif dilakukan dengan cara menghitung jumlah koloni bakteri menggunakan metode TPC (Total Plate Count), data kualitatif didapatkan dari pengamatan gram staining, pengamatan kecepatan pertumbuhan bakteri dan pengamatan kemurnian bakteri. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bakteri yang diisolasi dapat dikoleksi dan diidentifikasi sebagai jenis bakteri penambat N tipe bakteri Rhizobium spp. yang ditunjukkan dengan warna putih bening dan merah muda setelah dibiakkan dalam media seleksi YEMA + Congo Red. Bakteri Rhizobium sp. yang memiliki tingkat adaptasi tertinggi berasal dari Kecamatan Ajung pada kedalaman 15 cm dari permukaan tanah, yaitu sebesar 6,88x1030 CFU/g tanah.


Kata Kunci


Kedalaman Tanah; Kedelai Edamame; Lokasi di Kabupaten Jamber; Rhizobium sp.

Download Teks Lengkap:

Referensi


Alexander, M. (1977). Introduction to Soil Microbiology (2nd ed.). John Wiley & Sons.

Armiadi. (2009). Penambatan Nitrogen Secara Biologi pada Tanaman Leguminosa. Wartazoa, 19(1), 23–30.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. (2014). Pengembangan Kedelai di Kawasan Lahan Hutan Jati : Upaya Konkret Mendukung Swasembada Kedelai 2014.

Bappeda. (2013). Potensi dan Produk Unggulan Jawa Timur. Retrieved from http://bappeda.jatimprov.go.id/ bappeda/wp-content/uploads/potensi -kab-kota-2013/kota-malang-2013. pdf

Irfan, M. (2014). Isolasi dan Enumerasi Bakteri Tanah Gambut di Perkebunan Kelapa Sawit PT. Tambang Hijau Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Jurnal Agroteknologi, 5(1), 1–8.

Jati, T. N. (2014). Populasi bakteri penambat nitrogen simbiotik pada rizosfer beberapa vegetasi pionir di lahan bekas erupsi gunung api merapi. Universitas Gajah Mada.

Kirchhof, G., Reis, V. M., Baldani, J. I., Eckert, B., Döbereiner, J., & Hartmann, A. (1997). Occurrence, physiological and molecular analysis of endophytic diazotrophic bacteria in gramineous energy plants. In Opportunities for Biological Nitrogen Fixation in Rice and Other Non-Legumes (pp. 45–55). Springer.

Pratita, M. Y. E., & Surya, R. P. (2012). Isolasi Dan Identifikasi Bakteri Termofilik Dari Sumber Mata Air Panas Di Songgoriti Setelah Dua Hari Inkubasi. Jurnal Teknik Pomits, 1, 1–5.

Purwaningsih, S. (2005). The isolation, enumeration, and characterization of Rhizobium bacteria of the soil in Wamena Biological Garden. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 6(2).

Purwaningsih, S. (2010). Populasi Bakteri Rhizobium di Tanah pada beberapa Tanaman dari Pulau Buton, Kabupaten Muna, Propinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Tanah Tropika (Journal of Tropical Soils), 14(1).

Saraswati, R., Edi, H., & R.D.M, S. (2007). Metode Analisis Biologi Tanah. (R. Saraswati, E. Husen, & R. D. M. Simanungkalit, Eds.). Bogor: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian.

Somasegaran, P., & Hoben, H. J. (1994). Handbook for Rhizobia. New York, NY: Springer New York.